18/04/13

DIY : Scrub Kopi

Hai! Mau berbagi 'resep' scrub kopi nih. Cocok banget buat kamu yang punya pipi chubby, loh! Karena katanya, kandungan kafein dalam kopi itu bisa menghancurkan lemak dibawah kulit! Tentu aja, hasilnya akan kelihatan kalo dipake secara teratur.

Okay, langsung aja.
Bahan :
- Kopi item
- Gula pasir
- Air panas

--

Cara buat:
Campurkan 1 sendok makan kopi item dengan 1-2 sendok teh gula pasir ke dalam wadah. Lalu, masukan 3 sendok teh air panas, aduk sampai rata, namun tetap bertekstur. Oiya, air panasnya bisa disesuaikan ya, pokoknya teksturnya kasar-kasar gitu.
Setelah itu diamkan kira-kira setengah jam.

--

Cara pakai:
Gampang kok! Pertama basuh wajah degan air hangat, lalu keringkan dengan handuk, dan langsung oleskan scrub di wajah dengan gerakan memutar sambil sedikit dipijat. Diamkan 15 menit-an, lalu gosok dengan waslap/handuk lembut dan bilas dengan air dingin.

Selesai! Tapi harus diaplikasikan teratur, seminggu sekali, misalnya. Oiya, jangan lupa oleskan pelembab/moisturize untuk melembabkan & menutrisi kulit kalian yg baru muncul!
Selamat mencoba :D

Salam,
Dinda :)

14/04/13

Menghitung Embun

Pagi yang sunyi dan damai. Ku buka jendela kamarku yang menghadap ke taman mungil disamping rumah. Indahnya. Semerbak wangi bunga dan bau tanah yang khas membuatku tersenyum. Andaikan aku bisa menikmati ini lebih lama. Melewati pagiku yang indah lebih lama. Bahagia sekali, ketika ku melihat bulir embun di dedaunan yang melabai pelan diterpa angin pagi. Menghitung satu persatu bulir itu. Rasanya seperti menghitung sisa umurku. Tuhan, berikan aku umur yang lebih panjang lagi, agar aku bisa terus merasakan pagi yang indah ini, dan menghitung embun pagi yang menyejukan itu.

(By: Dinda Nur Oktaviani; ditemani gerimis kecil diluar rumah. Cerita fiktif)

23/03/13

Aku Kangen Kakak

"Aku kangen kakak!"
"Kakak juga" balasnya
Huh, aku benci! Kanapa singkat sekali? Kenapa dia tidak bertanya aku sedang apa, mungkin? Berbeda dengan dulu, seluruh perhatiannya hanya untukku―sekarang perhatiannya untukku terbagi, dia sedang dekat dengan perempuan lain.

Aku bisa apa? Aku mencintai dia, nampaknya dia juga. Tapi, tak ada status antara kita. Mungkin banyak pertimbangan yang ia pikirkan. Usia mungkin? Atau iman kita yang berbeda? Entah. Aku haya bisa bertanya dalam hati. Dia pernah bilang, dia menyanyangiku, tapi sepertinya tidak mudah. Aku tidak berani bertanya mengapa tidak mudah. Aku takut, kalau-kalau jawabannya sama seperti yang ada dipikiranku―usia dan perbedaan iman.

Sekarang, dia sudah memilih. Perempuan itu. Jarak usia mereka tidak jauh, merekapun seiman. Saat dia memberitahu kabar itu, aku bingung. Aku harus senang atau sedih? Sekarang semua berubah. Dia tidak pernah memberikanku perhatian lagi―sekedar menyapa saja tidak. Aku takut kalau ingin menyapanya. Takut ia dan pasangannya menjadi salah paham.

Aku kangen kakak!

By: Dinda Oktavia

(Cerita fiktif, bukan pengalaman pribadi, ataupun pengalaman orang lain)

For The First Time: Jadi MC

Untuk pertama kalinya gue jadi MC :3 emang sih, bukan MC di acar besar, cuma di acara ulang tahun adiknya Citra, Dewa. Tapi rasanya excited dan seneng banget!
Oya, btw, happy birthday ya Dewa! :D

Jadi waktu hari Rabu, Citra sms gue, dia nyuruh gue dateng kerumahnya hari Jumat. Soalnya adiknya ultah. Terus dia juga ngajak gue buat jadi MC gitu :3 gue langsung senyum-senyum sendiri hehe. Langsung gue iya-in tuh. Dan gak sabar buat hari H :D
Saking excitednya, gue sampe maskeran pake madu loh-_- haha. Ya, walaupun nanti tamunya cuma anak-anak usia TK, tapi harus tetep keliatan cantik dong *tetep*

Nah, tiba hari H-nya, Jumat 22 Maret 2013! Gue jam 3 kurang kerumah Citra, padahal acara mulai jam setengah 4. Sampe sana, ternyata Citra lagi mandi. Yaudah gue duduk dilantai yang udah dialasin sama karpet. Disana ada mamanya Citra, juga ada tante-tantenya Citra. Mereka lagi ngemasin snack sama ayam goreng gitu. Yaudah gue ikut bantuin, daripada bengong juga kan-_- sambil bantuin gue sodorin kado buat Dewa yang bungkusnya fail banget-_- gue gak bisa bungkus kado. Haha maaf yaa Dewa!

Terus jam 3.15 gitu, udah mulai ada yang dateng. Agak kacau sih, soalnya belum selesai ngemasin. Langsung gue pindahin beberapa 'goodie bag' yang udah dikemas, ke dalam kamarnya Citra (sebelahan sama ruang acaranya). Ternyata Citra juga udah rapi, dia ikut bantu pindahin. Sama sepupunya juga tuh, kalo gak salah namanya Bimo (lupa, haha). Udah keringetan gue-_- mana dagdigdug :|
Terus gue bisikin Citra "Cit, kalo nanti garing gimana?" ya maklum, baru pertama kali. Apalagi, gue sama Citra termasuk anak pemalu-_-
"Iya juga din. Aku juga daritadi mikir gitu" aiiihhh takut gagal!
Kita masih nunggu tamu yang lagi menuju rumah Citra, tapi yg lain udah pada gak sabar. Udah rewel semua. Aduh, gimana nih!

Akhirnya acara dimulai, setelah kode-kode-an sama Citra untuk berunding siapa yang menyapa anak-anak itu duluan, lol.

Setelah sambutan dari mamanya Citra (ayahnya Citra gak bisa hadir, soalnya kerja di Surabaya), Dewa langsung tiup lilin. Gue dan Citra, komandoin anak-anak untuk nyanyi lagu Tiup lilin. Setelah itu, games! Gue suruh 5 adik-adik kecil itu maju kedepan, pastinya dijanjiin dapet hadiah dulu dong :3 setelah mereka maju, gue langsung bingung. Ini gamesnya ngapain ya?-_- akhirnya Citra nyuruh mereka nyanyi lagu Balonku. Dan dapatlah mereka hadiahnya. Selamat ya! :D

Ups, gue dan Citra melewatkan hal yang cukup penting dalam acara ulang tahun! Potong kue. Ya gue dan Citra lupa-_- akhirnya kita potong kue dulu. Setelah itu, Dewa kasih potongan pertama untuk Mamanya. Sweet :)

Baru kita tutup acaranya sambil bagiin 'goodie bag' yang tadi udah dikemas.

Meskipun MCnya garing, tapi tetep seru kok *maksa* haha. Itung-itung pengalaman. Thanks Cit! :D

The Blushful Girl,
Dinda

09/02/13

Random.

Sesuai dengan apa yang gue tulis di blog ini, "menulis apa yg di dengar, lihat, dan rasakan" maka dari itu, lahirlah post kali ini. Hehe.
Ini random banget, sesuai dengan judulnya.
Hmm, sebenernya, ini kumpulan tweets dari twitter gue, sih. Yaa, random lah. Apa yang terlintas difikiran gue, gue tulis.
Emang sih, kata-katanya galau semua, tapi, "apa yang kita tulis, belum tentu apa yang kita rasakan", kan? :)

Dulu, mencintaimu adalah kebahagiaan untukku. Sekarang, aku sakit bila mencintaimu. Tapi aku menikmatinya.

Aku terlalu narsis, berkhayal kamu dan aku menjadi kita.

Kalau Kugy punya radar neptunus untuk menemukan Keenan, aku punya radar cinta untuk menemukan kamu.

Kamu tuh ngerasa gak sih, kalo aku kangen kamu?

Aku rindu kamu yang tiap pagi menyapaku lewat pesan singkat.

Kamu terlalu sempurna untuk aku yang biasa aja.

Hidup bertahun-tahun tanpa dirimu, kemudian kau datang dan menorehkan kenangan di hidupku, kemudian kamu pergi. Secepat itukah kamu melupakan semua kenangan kita?

Hidupku terlalu hampa jika kau pergi.

Hatiku menjadi berwarna ketika kau hadir, itu alasan mengapa aku tetap bertahan sampai sekarang.

Aku terlalu bodoh, memberikan banyak kesempatan kepadamu untuk kembali menyakitiku.

Mencintaimu dengan ketulusan. Aku tak menuntutmu untuk membalas cintaku. Namun, semua orang ingin cintanya berbalas, kan?

Terlalu pahit untuk diingat, tapi terlalu manis untuk dilupakan.

Mencintaimu adalah alasanku untuk bahagia.

                     Random girl,
                        Dinda.

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES